Minggu, 30 Desember 2012

peran bahasa indonesia untuk pembelajaran fisika


MAKALAH
BAHASA INDONESIA
Bahasa Indonesia Untuk Pembelajaran Fisika

Oleh
MARTINUS MISSA
0901050317




PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
JURUSAN PENDIDIKAN MIPA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NUSA CENDANA
KUPANG
2012

BAHASA INDONESIA UNTUK PEMBELAJARAN FISIKA
Bahasa merupakan alat komunikasi antara yang satu dengan yang lain. Dengan bahasa semua hal dapat dimengerti maksud dan tujuan tertentu. Selain itu bahasa juga digunakan untuk menyampaikan sesuatu hal, gagasan (pendapat), ide kepada orang lain agar bisa memahami apa yang kita inginkan. Bahasa dan masyarakat adalah dua hal yang saling berpengaruh. Apabila suatu masyarakat berkembang dengan baik, maka bahasa akan berkembang dengan baik, Dengan demikian dapat dikatakan, bahwa suatu bahasa akan berkembang dengan baik apabila masyarakat pemakainya memberikan perhatian positif. tanpa adanya bahasa (termasuk bahasa Indonesia) IPTEK tidak dapat tumbuh dan berkembang. Selain itu bahasa Indonesia di dalam struktur budaya, ternyata memiliki kedudukan, fungsi, dan peran ganda, yaitu sebagai akar dan produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai sarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa peran bahasa serupa itu, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan dapat berkembang. Implikasinya di dalam pengembangan daya nalar, menjadikan bahasa sebagai prasarana berpikir modern. Oleh karena itu, jika cermat dalam menggunakan bahasa, kita akan cermat pula dalam berpikir karena bahasa merupakan cermin dari daya nalar (pikiran).
Dalam pembelajaran fisika di Indonesia bahasa indonesia punya peranan penting, bahasa digunakan sebagai wahana penyampaian materi, penggunaan bahasa yang baik dalam proses akan menghasilkan hasil yang baik demikian pula sebaliknya penggunaan bahasa yang tidak baik akan memperoleh hasil yang tidak baik pula. Dalam hal ini kemajuan pembelajaran fisika harus seimbang dengan bahasa yang digunakan.
Fisika adalah suatu ilmu pengetahuan yang identik dengan perhitungan dan konsep dalam rumusnya, konsep yang baik akan menghantarkan pada hasil perhitungan yang baik. Pada konsep dibutuhkan  pemahaman lebih, di sinilah peranan bahasa diperlukan untuk mencapai pemahaman yang baik. Dalam lingkungan pendidikan mata pelajaran fisika tidak banyak peserta didik yang mengidolakan mata pelajaran ini, banyak  peserta didik yang mengatakan bahwa fisika itu sulit untuk dipelajari, salah satu hal yang mempengaruhi itu selain fisika identik dengan rumus-rumus dan perhitungan yang rumit adalah penggunaan bahasa yang sulit dimengerti oleh siswa atau penggunaan bahasa yg tidak menyenangkan dalam menyampaikan konsep-konsep dalam ilmu fisika padahal apa yang dipelejari dalam fisika sangatlah dekat dengan lingkungan di sekitar kita.
Dalam pembelajaran fisika sering ditemukan kalimat-kalimat yang dibutuhkan pemahaman akan bahasa indonesia sehingga ditemukan konsep yang tepat. Salah satu  contoh kalimat yang perlu dicernah misalkan “apakah yang terjadi apabila sebuah partikel yang bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi yang mampu menggerakan setiap benda yang tumbuknya menumbuk sebuah partikel yang tak mampu digerakan oleh apapun”. Kalimat di atas diperlukan pemahaman bahasa indonesia yang lebih untuk bisa menjawab  yang benar.
Bahasa indonesia adalah bahasa nasional yang dipakai di negara yang ini, dalam bahasa indonesia ditemukan banyak kata yang memerlukan imbuhan, imbuhan akam membuat suatu kata akam berubah maknanya contoh mencintai dan dicintai, kedua kata tersebut berasal dari kata dasar yang sama yaitu cinta tapi setelah diberi imbuhan maka maknanya menjadi berbeda. Dalam ilmu fisika juga terdapat banyak sekali imbuhan yang yang sering ditemukan yang membuat maknanya menjadi berbeda contohnya mempolarisasi dan dipolarisasi, dua kata tersebut berasal dari kata yang sama tapi setelah diberi imbuhan maknanya menjadi berbeda.
Selain imbuhan yang membuat fisika itu sulit ada penyebab lain yaitu banyaknya istilah-istilah  yang sering ditemukan, istilah-istilah asing itu sering menjadi pertanyaan buat peserta didik yang sebenarnya tidak perlu ada. Kehadiran istilah-istilah  sebenarnya mempersulit fisika itu sendiri, contoh dari istilah-istilah itu antata lain interferensi, polarisasi,refleksi, dan lain-lain sebagainya. Misalnya interferensi kalau dalam pembelajaran langsung saja ditulis perpaduan dalam bahasa indonesia mungkin siswa atau peserta didik lebih cepat memahaminya atau refleksi langsung ditulis pemantulan. Istilah-istilah yang seharusnya dipakai adalah istilah yang tak tidak memperumit peserta didik dalam memahami, mendengar, dan menulis istilah tersebut.
Banyak sekali ditemukan dalam fisika kata-kata yang bertentangan maknanya dengan kehidupan sehari-hari, dalam kehidupan sehari banyak kata yang kita gunakan, secara sadar atau tak sadar kita telah mengeluarkan kata-kata yang maknanya beda dengan apa yang sementara berlangsung, misalkan kata yang sering dipakai adalah berat yang disamakan dengan massa. Berat dalam fisika biasanya nilainya dipengaruhi oleh tempat dimana  gravitasi itu berlaku sedangkan massa tidak dipengaruhi oleh gravitasi, dimana kita berada massa kita selalu sama sedangkan dalam kehidupan sehari-hari kedua kata tersebut sering disamakan maknanya misalkan dalam kalimat berikut “Anton berat badannya 40 kg” ,kalau kalimat ini kita tinjau dari ilmu fisika sebenarnya salah seharusnya adalah “Anton massa badannya 40 kg”. inilah yang terjadi di masyarakat bahkan fisikawan juga pernah melakukan itu, ini adalah suatu kebiasan yang sementara berlangsung dalam kehidupan kita entah sampai kapan ini akan berakhir. Kita seringkali menggunakan kata-kata tanpa tahu maknanya. Dalam kehidupan sehari-hari kita juga sering mengatakan kecepatan dan kelajuan itu sama padahal maknanya berbeda, kita bisa meminilasir ini semua dengan pemahaman akan bahasa.
Dari uraian materi di atas dapat disimpulkan bahwa bahasa sangat berperan penting dalam pembelajaran fisika terutama dalam hal pemahaman tentang konsep, penggunaan bahasa indonesia yang menyenangkan yang memudahkan peserta didik dalam menerima materi, dalam hal ini pembelajaran yang baik akan terwujud apabila adanya keseimbangan pengggunan bahasa indonesia dalam pembelajaran fisika dan dalam kehidupan sehari-hari fisika juga mempunyai peranan penting dalam penggunaan bahasa indonesia sehing bahasa itu lebih bermakna.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar